Google

Hasil penelusuran

Selasa, 07 April 2020

MENGENAL KONEKSI INTERNET DAN ENKRIPSI

A. KONEKSI INTERNET 
Koneksi internet adalah Sebuah hubungan yang terjadi antara perangkat berbasis komputer seperti (Personal Computer, Smarphone, Modem, dll) dengan jaringan internet yang menghasilkan teknologi komunikasi antara keduanya. 
 Jenis koneksi internet antara lain : 
 1. Koneksi Dial Up Koneksi internet dial-up ini menggunakan kabel telepon dengan jalur PSTN (Public Switched Telephone Network). Kecepatan akses internet menggunakan Dial-Up dapat mencapai maksimal dengan kecepatan 56 Kbps. 
 2. Koneksi ADSL ADSL (Asymetric Digital Subcriber Line) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi 34 kHz – 1.104 kHz. Untuk line rate 384 Kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 450 Kbps.
3. Koneksi GPRS GPRS (General Packet Radio Service) memiliki kemampuan untuk mengomunikasikan data dan suara pada saat alat komunikasi bergerak (mobile). Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), dan penelusuran (browsing) internet. Koneksi internet melalui GPRS menjanjikan kecepatan mulai 56 kbps hingga 115 kbps. 
4. Koneksi 3G 3G adalah third generation technology yang mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel (wireless). 3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang mampu memberikan koneksi internet dengan kecepatan hingga 144 kbps untuk kondisi bergerak cepat (mobile) dan sebesar 384 kbps untuk kondisi berjalan (pedestrian). Sedangkan untuk posoisi static dapat mencapai hingga 2 Mbps. 
5. Koneksi WiFi Wi-Fi (Wireless Fidelity) adalah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data dengan cepat dan aman. Koneksi internet wifi tipe 802.11g Kecepatan akses tipe ini adalah 54 Mbps pada frekuensi bandwith 2,4 GHz . Koneksi internet wifi tipe 802.11n. Kecepatan akses internet wifi tipe ini adalah 100 Mbps pada frekuensi bandwith 2,4 GHz
6. Koneksi 4G LTE 4G (fourth-generation technology) LTE merupakan teknologi terbaru untuk koneksi internet mobile. Kecepatan koneksi internet dengan teknologi bisa mencapai hingga 72 Mbps. Terdapat 2 standar 4G yang dikomersilkan di dunia yaitu standar WiMAX (Korea Selatan sejak 2006) dan standar Long Term Evolution (LTE) (Swedia sejak 2009). Kecepatan internet Indosat Super 4G-LTE diklaim dapat mencapai 185 Mbps download dan 41 Mbps upload. 
7. Koneksi 5G + Li-Fi Generasi teknologi 5G dan LI-FI (Light Fidelty) yang dimana teknologi koneksi internet tersebut akan lebih cepat baik untuk tranfer data ataupun kehandalan yang belum tercover dari teknologi koneksi internet sebelumnya. 

 B. MENGENAL ENKRIPSI 
Kata Encryption berasal dari berasal dari bahasa Yunani kryptos yang artinya tersembunyi atau rahasia. Enkripsi adalah proses mengamankan suatu informasi dengan membuat informasi tersebut tidak dapat dibaca tanpa bantuan pengetahuan khusus. Enkripsi merupakan suatu metode yang digunakan untuk mengkodekan data sedemikian rupa sehingga keamanan informasinya terjaga dan tidak dapat dibaca tanpa di dekripsi (kebalikan dari proses enkripsi) dahulu. Struktur enkripsi Secara singkat, proses enkripsi adalah proses mengubah teks terang menjadi teks tersandi. 
 Kelebihan Enkripsi 
1. Kerahasiaan suatu informasi terjamin
2. Menjaga berbagai informasi pada sebuah sistem, seperti menjaga informasi bank anda pada saat melakukan transaksi belanja online. 
3. Melindungi data yang tersimpan pada perangkat penyimpanan anda seperti harddisk, CD atau flashdisk. 

Hal tersebut penting agar bila sewaktu-waktu laptop atau flashdisk anda dicuri, maka si pencuri tidak akan mampu mengakses data yang ada didalamnya. Kerugian Enkripsi 
1. Penyandian rencana teroris 
2. Penyembunyian record criminal oleh seorang penjahat 
3. Pesan tidak bisa dibaca bila penerima pesan lupa atau kehilangan kunci (decryptor) 
4. Enkripsi juga dapat dimanfaatkan oleh orang-orang jahat untuk melakukan tindakan kriminal seperti yang terjadi baru-baru ini yaitu kasus Ransomeware yang menghebohkan dunia. Dimana data dari pengguna di enkripsi menggunakan algoritma dari si penjahat dan pengguna harus menebus dengan uang agar mendapatkan kunci untuk mendekripsi data yang dimilikinya. 

Cara Kerja Enkripsi Keamanan informasi pada internet disiapkan dengan berbagai macam jenis metode, anda mungkin tidak menyadarinya bahwa data yang anda kirim tersebut telah dienkripsi terlebih dahulu. Data yang dikirim dalam bentuk mentah (tidak terenkripsi) disebut plaintext. Data tersebut kemudian dienkripsi menggunakan algoritma enkripsi dan kunci enkripsi. Proses tersebut menghasilkan sebuah bentuk data yang baru yang disebut chipertext. Chipertext ini hanya mampu dibaca apabila diuraikan terlebih dahulu dengan menggunakan sebuah kunci yang cocok dengannya, proses pengubahan bentuk dari chipertext menjadi plaintext ini disebut dekripsi. 

Jenis Enkripsi Enkripsi dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu : 

1. Public Key – Kunci Asimetris 
Kriptografi asimetris atau juga dikenal sebagai kriptografi kunci publik, menggunakan dua kunci yang berbeda: satu publik dan satu privat yang saling terkait secara matematis. Kunci publik bisa dibagi dengan semua orang, sedangkan kunci privat harus dirahasiakan. RSA merupakan algoritma asimetris yang paling banyak digunakan. Contoh kasusnya: Ugha (sender) akan mengirimkan sebuah data kepada Rose (recipient). Ugha mengenkripsi datanya dengan public key yang ia miliki, lalu kemudian mengirimnya ke Rose. Dan hanya Rose yang mampu mendekripsi data tersebut dengan menggunakan privat key yang ia miliki. Dalam scenario ini publik key digunakan untuk mengenkripsi data tersebut, sementara privat key digunakan untuk mengdekripsi data tersebut. 

2. Private Key – Kunci Simetris 
Kunci simetris menggunakan kunci yang sama untuk melakukan enkripsi dan dekripsi pada data. Pada saat akan melakukan dekripsi, pengirim harus terlebih dahulu membagikan private keynya agar mampu didekripsi oleh penerima. Kunci simetris yang paling banyak digunakan adalah adalah AES, yang diciptakan untuk melindungi informasi rahasia pemerintah. Contoh kasusnya: Ugha (sender) dapat melakukan enkripsi dan dekripsi data dengan menggunakan satu kunci yang sama digunakan oleh Rose (recipient) selaku penerima data. Rose pun mampu melakukan hal yang sama dengan Ugha dengan menggunakan kunci yang tersebut. Enkripsi merupakan hal yang penting di era digital saat ini, tanpa kita sadari hal tersebut melindungi hampir disetiap aspek kehidupan digital kita. Terlebih saat anda melakukan transaksi online, namun masih ada sebagian orang yang merasa kurang yakin dengan keamanan yang ditawarkan saat melakukan transaksi diinternet. Namun tahukah anda bahwa sesungguhnya 60% penyebab masalah keamanan dikarenakan oleh pengguna itu sendiri (human error).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar